Dr. Ahmad : Ilmu Tidak Akan Bermanfaat, Tanpa Adanya Amal Saleh 


Imam Masjid Nabawi, Dr. Ahmad bin Thalib bin Hamid menuturkan bahwa program haji undangan Penjaga Dua Kota Suci harus bisa memberikan dampak terhadap penguatan keimanan. Umat Islam itu seperti satu tubuh, jika salah satu organ tersakiti, maka yang lain tidak bisa tidur ataupun menjadi demam. 


Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan para jamaah haji di kediamannya, Madinah. Syekh Hamid berpesan agar jamaah haji senantiasa bertakwa. Hanya ketakwaanlah yang mengantarkan kepada keberuntungan. Ada hubungan kuat antara ketakwaan dengan keberuntungan. Ketakwaan harus dibuktikan dengan amal saleh. Ilmu yang bermanfaat, maka akan membuat diri menjadi jujur kepada Allah. Jika ilmunya bermanfaat, maka akan jujur kata dan perbuatan, jujur keimanan dan keikhlasannya. 


Takwa haruslah dengan ilmu yang bermanfaat. Ilmu tidak akan bermanfaat, jika tidak diwujudkan dalam amal yang saleh. Oleh sebab itu, Nabi Saw. mengajarkan doa yang dibaca setiap pagi: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.” Ilmu akan membawa kebaikan, jika dimanfaatkan. Rezeki akan bermanfaat, jika rezeki itu baik (thayyiban). Perbuatan tidak akan bermanfaat, kecuali yang baik. Amal saleh pun diterima itu karena ikhlas kepada Allah. 


Redaksi Albilad Universal